PULSE.INDOTRENESIA — Langkah penanganan pasca-musibah terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 kini berfokus pada pemenuhan hak dan pemulihan para korban. Manajemen PT Virgo selaku perusahaan operator kapal menegaskan komitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah korban meninggal dunia hingga sampai ke daerah asal masing-masing.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang PT Virgo Banjarmasin, Dwi, saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan pada Selasa (15/9/2026) malam di Banjarmasin. Pihak manajemen menegaskan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini adalah memastikan penanganan korban berjalan tanpa kendala logistik maupun pembiayaan.
Komitmen Pembiayaan dan Pemulasaraan Jenazah
Dalam keterangannya, Dwi menjelaskan bahwa penanganan korban yang meninggal dunia akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak perusahaan. Cakupan tanggung jawab ini meliputi seluruh prosedur persiapan hingga pengantaran jenazah menuju rumah duka di kampung halaman.
“Saat ini kami fokus ke korban dan korban bisa mendapat penanganan dahulu. Untuk pemulangan jenazah kita tanggung sampai berada di kampung halaman, jadi untuk akomodasi dan semuanya kita tanggung sampai kampung halaman mulai dari packing dan lain-lain,” ujar Dwi dalam jumpa pers tersebut.
Langkah penanganan ini mencakup seluruh biaya logistik, akomodasi, hingga proses pengemasan jenazah sesuai standar kelautan dan medis sebelum diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing korban.
Permohonan Maaf dan Batas Pernyataan Manajemen
Selain mengenai urusan pembiayaan dan pemulangan korban, Dwi juga menyampaikan bahwa jajaran manajemen PT Virgo telah secara langsung menyampaikan rasa duka cita dan permohonan maaf kepada keluarga korban yang terdampak oleh insiden kapal terbalik ini.
Kendati demikian, ketika dikonfirmasi mengenai kronologi teknis sebelum kejadian, dugaan kelalaian operasional, maupun komunikasi terakhir antara manajemen dan juru mudi kapal, Dwi memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih rinci.
Pihak manajemen menyatakan tidak dapat mengeluarkan pernyataan tambahan di luar fokus penanganan korban yang sedang berjalan.
“Untuk selanjutnya kami tidak bisa mengeluarkan statement apapun,” tutur Dwi memungkasi keterangannya.
Konteks Penanganan Pasca-Insiden
Musibah terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Banjarmasin menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sementara manajemen berfokus pada pemulangan jenazah dan penanganan korban, proses penanganan insiden di lapangan serta pemeriksaan atas penyebab peristiwa terus bergerak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nakhoda kapal KM Virgo dinyatakan selamat dalam peristiwa ini dan selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh pihak berwenang guna mengumpulkan keterangan mengenai detik-detik sebelum kapal terbalik.
Redaksi PULSE INDOTRENESIA akan terus memantau perkembangan terkini terkait proses pemulangan jenazah korban serta hasil penyelidikan resmi atas musibah pelayaran ini.

