Lewati ke konten utama
September 24, 2026Tim Redaksi Pulse.IndoTrenesia.com
pulse.indotrenesia.com
HomePeristiwaArtikel
Peristiwa

Kebakaran Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah dan 4 Tempat Usaha: 150 Orang

September 23, 2026 · Tim Redaksi Pulse.IndoTrenesia.com
Kebakaran Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah dan 4 Tempat Usaha: 150 Orang

Permukiman padat penduduk di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05 RW 01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dilanda musibah kebakaran hebat. Berdasarkan pendataan resmi yang dikonfirmasi pada Rabu (23/9/2026), insiden tersebut menyebabkan sebanyak 150 Orang kehilangan tempat tinggal setelah kobaran api menghanguskan 18 rumah tinggal dan empat unit tempat usaha di kawasan tersebut.

Kebakaran yang melanda area pemukiman seluas 1.205 meter persegi ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Pihak berwenang menaksir total nilai kerusakan bangunan beserta aset warga di dalamnya menembus angka Rp 1,2 miliar.

Kronologi Penanganan dan Pengerahan Armada Damkar

Laporan awal mengenai amukan si jago merah pertama kali diterima oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan pada Selasa malam pukul 20.31 WIB melalui saluran telepon darurat warga. Merespons panggilan tersebut, operasi pemadaman segera digerakkan ke lokasi kejadian.

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa skala kebakaran yang cepat membesar di tengah lingkungan padat menuntut pengerahan armada secara penuh. Pihaknya menginstruksikan respons maksimal hingga 120% kapasitas siaga operasional kawasan setempat dengan menerjunkan total 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel penanggulangan.

Rangkaian penanganan pemadaman berlangsung melalui beberapa tahapan terukur di bawah koordinasi petugas lapangan:

  • Pukul 20.31 WIB: Petugas menerima laporan darurat dari warga dan langsung meluncur ke lokasi kejadian.
  • Pukul 21.20 WIB: Petugas berhasil mengendalikan dan melokalisasi perambatan api agar tidak meluas ke area sekitarnya.
  • Pukul 21.33 WIB: Tahap pendinginan dimulai untuk mengeliminasi sisa bara dan material panas.
  • Pukul 24.00 WIB: Seluruh proses pemadaman dan sterilisasi area dipastikan tuntas 100%.

Kesaksian Warga dan Pemicu Awal Kobaran Api

Mengenai pemicu utama kebakaran, hasil penelusuran awal mengarah pada gangguan sistem kelistrikan.

“Untuk penyebab kebakaran sendiri diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah,” ungkap Asril Rizal dalam keterangannya.

Keterangan dari lokasi kejadian turut diperkuat oleh Ketua RT 05 RW 01 Kebayoran Lama Utara, Nanang. Ia menceritakan bahwa titik awal percikan api bermula dari bangunan rumah kontrakan sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, laju kobaran api terlanjur membesar. Nanang menyebutkan api tetap membakar bangunan meski saat kejadian kondisi cuaca diselimuti rintikan air hujan. Langkah cepat petugas pemadam diapresiasi karena berhasil mencegah api melompati sekat gang dan membakar gedung di sekitarnya.

Dampak Sosial dan Penanganan Warga Terdampak

Meski menghanguskan 18 rumah dan empat tempat usaha, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kendati demikian, dampak sosial yang dirasakan warga tergolong berat karena 150 Orang kini terpaksa mengungsi sementara waktu.

Setelah penanganan di lapangan dinyatakan tuntas 100%, fokus utama pihak terkait kini tertuju pada penanganan darurat korban terdampak, penyaluran bantuan logistik, serta evaluasi keselamatan instalasi listrik di kawasan permukiman padat perkotaan.

Sumber referensi: news.detik.com · news.detik.com